Showing posts with label poem. Show all posts
Showing posts with label poem. Show all posts

Saturday, June 20, 2009

LOVELY WAR

0 comments

menang kalah, bukan urusanmu

tapi kamu harus menang

setidaknya kamu harus berusaha untuk menang

dan semua pengalaman demi mewujudkan kemenangan itu
akan menjadi langkah-langkah
untuk kemenangan berikutnya


aku tak ingin menyerah sampai di sini
jalanku masih panjang
ada ribuan titian yang belum
menyangga kaki kecilku

aku ingin menang
untuk diriku sendiri
dan orang-orang yang mencintaiku

[+/-] Read more...

Ajarkan Aku Menjadi Naif

0 comments

This is my favorite poem from Supernova-Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh....


Ajarkan aku menjadi naif
Senaif dirimu yang masih bisa tertawa
Senaif kebahagiaan di alam kita berdua
karena setiap detik ketika kenyataan mulai bersinggungan
Aku rasakan sakit yang nyaris tak tertahankan
Atau ajarkan aku menjadi penipu
Apabila ternyata
Kau merasakan sakit itu dalam tawamu

[+/-] Read more...

Friday, May 15, 2009

Faking Pace

0 comments

A handsome girl in pink
Walk gaily on the Broadway
Enchanting with a nameless grace
The billboards’ illuminating
Performing the play
Bounding Manhattan as a lace

Everything
Seems to be okay –
On the surface

Dinner time coming
No word to say
Everybody’s on their race
Only smiles, faking
And courteously goblets sway
Heart drumming, stiffing her face

Everything
Seems to be okay –
On the surface

She hears the requiem lucidly beating
Television freaks out but is coy
Off she goes, steady then frail pace




Damn enlightening night
24.05.07
01:56 a.m.

[+/-] Read more...

EGO

0 comments

HERE I am
Trapped by thousand word
I love this word
I hate that word


HERE I am
Sitting on the corner of lonely world
Encircled by gunpowder world
I scream to the “real” world
Seems they have their own world


HERE I am
Sinking into segmented work
No time but work, but work


HERE I am
Perplexed by what so called worth
Books are worth
Diamonds are worth
Trains are worth
Emptiness is worth








Cherish,
Actually


The Chain
6 Agustus 2007

[+/-] Read more...

Thursday, May 14, 2009

Aku dan diriku

0 comments

mimpi itu datang lagi...
Tapi sapaannya lebih halus,
Lebih sopan,
Dan lebih teredamkan.
Tak ada ledakan.
Hangat,
Sehangat pelukan ibu.
Menenangkan,
Seperti coklat di kala gundah.
Terkadang memang sedikit pahit,
Tapi menyembuhkan.
Mengisi ruang batin
Yang sengaja kukosongkan.
Aku tentram.

Namun aku lupa...
Kekasihku cemburu
Dengan keterlenaanku.
Kekasihku tak lagi merengkuhku
Karena akupun tak lagi mendamba-Nya sekuat dahulu.

Tanpa sadar, aku berjalan sendiri.
Genggaman tangan-Nya terlepas
Sehingga langkahku kembali terseok,
Tersaruk-saruk batu cadas jalanan.
Aus, tumpul.
Tak lagi tajam.
Tak lagi peka.
Tak lagi tertata.
Aku berderai...

Untuk diriku sendiri,
Bangunlah dari mimpi panjang ini.
Kekasih Sejatimu menunggumu
Tersenyum pada dunia
Dan menjaganya.
Kau harus hidup.
Untuk sebuah asa.
Untuk sebuah iman.
Untuk sebuah kematian
Yang kau damba
Di sepanjang usiamu.

[+/-] Read more...

I Have Chosen to Forgive Myself

0 comments

ya, aku memutuskan untuk memaafkan diriku sendiri atas semua kesalahan dan kebodohan yang telah kulakukan di masa lalu.

Aku memaafkan diriku sendiri atas penyesalan terhadap kenaifan yang tak berperisai.

Aku memaafkan diriku sendiri untuk semua waktu yang telah kubuang percuma untuk tidur berhari-hari dan menyiksa diri dengan melemahkan seluruh sel-sel tubuhku.

Aku memaafkan diriku sendiri karena telah begitu lama terkubur dalam kesedihan dan air mata.

Aku memaafkan diriku sendiri yang mencoba mencari pembenaran atas semua tindakanku dan mengabaikan bisikan-bisikan kebenaran disekelilingku.

Aku memaafkan diriku sendiri yang telah melupakan kuasa Illahi.

Aku memaafkan diriku sendiri dan meminta maaf kepada siapapun yang telah kusakiti.

Aku memaafkan masa laluku dan kuharap Allah mengampuni dosa-dosaku.

I have chosen to forgive myself
and stand up to create my new life

[+/-] Read more...