menang kalah, bukan urusanmu
tapi kamu harus menang
setidaknya kamu harus berusaha untuk menang
dan semua pengalaman demi mewujudkan kemenangan itu
akan menjadi langkah-langkah
untuk kemenangan berikutnya
aku tak ingin menyerah sampai di sini
jalanku masih panjang
ada ribuan titian yang belum
menyangga kaki kecilku
aku ingin menang
untuk diriku sendiri
dan orang-orang yang mencintaiku
Saturday, June 20, 2009
LOVELY WAR
0 comments
Posted by
Girl on the Block
at
6/20/2009 09:29:00 PM
Labels: poem
Ajarkan Aku Menjadi Naif
0 commentsThis is my favorite poem from Supernova-Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh....
Ajarkan aku menjadi naif
Senaif dirimu yang masih bisa tertawa
Senaif kebahagiaan di alam kita berdua
karena setiap detik ketika kenyataan mulai bersinggungan
Aku rasakan sakit yang nyaris tak tertahankan
Atau ajarkan aku menjadi penipu
Apabila ternyata
Kau merasakan sakit itu dalam tawamu
Posted by
Girl on the Block
at
6/20/2009 08:39:00 PM
Labels: poem
Friday, May 15, 2009
Faking Pace
0 commentsA handsome girl in pink
Walk gaily on the Broadway
Enchanting with a nameless grace
The billboards’ illuminating
Performing the play
Bounding Manhattan as a lace
Everything
Seems to be okay –
On the surface
Dinner time coming
No word to say
Everybody’s on their race
Only smiles, faking
And courteously goblets sway
Heart drumming, stiffing her face
Everything
Seems to be okay –
On the surface
She hears the requiem lucidly beating
Television freaks out but is coy
Off she goes, steady then frail pace
Damn enlightening night
24.05.07
01:56 a.m.
Posted by
Girl on the Block
at
5/15/2009 11:34:00 AM
Labels: poem
EGO
0 commentsHERE I am
Trapped by thousand word
I love this word
I hate that word
HERE I am
Sitting on the corner of lonely world
Encircled by gunpowder world
I scream to the “real” world
Seems they have their own world
HERE I am
Sinking into segmented work
No time but work, but work
HERE I am
Perplexed by what so called worth
Books are worth
Diamonds are worth
Trains are worth
Emptiness is worth
Cherish,
Actually
The Chain
6 Agustus 2007
Posted by
Girl on the Block
at
5/15/2009 11:29:00 AM
Labels: poem
Thursday, May 14, 2009
Aku dan diriku
0 commentsmimpi itu datang lagi...
Tapi sapaannya lebih halus,
Lebih sopan,
Dan lebih teredamkan.
Tak ada ledakan.
Hangat,
Sehangat pelukan ibu.
Menenangkan,
Seperti coklat di kala gundah.
Terkadang memang sedikit pahit,
Tapi menyembuhkan.
Mengisi ruang batin
Yang sengaja kukosongkan.
Aku tentram.
Namun aku lupa...
Kekasihku cemburu
Dengan keterlenaanku.
Kekasihku tak lagi merengkuhku
Karena akupun tak lagi mendamba-Nya sekuat dahulu.
Tanpa sadar, aku berjalan sendiri.
Genggaman tangan-Nya terlepas
Sehingga langkahku kembali terseok,
Tersaruk-saruk batu cadas jalanan.
Aus, tumpul.
Tak lagi tajam.
Tak lagi peka.
Tak lagi tertata.
Aku berderai...
Untuk diriku sendiri,
Bangunlah dari mimpi panjang ini.
Kekasih Sejatimu menunggumu
Tersenyum pada dunia
Dan menjaganya.
Kau harus hidup.
Untuk sebuah asa.
Untuk sebuah iman.
Untuk sebuah kematian
Yang kau damba
Di sepanjang usiamu.
Posted by
Girl on the Block
at
5/14/2009 05:33:00 AM
Labels: poem
I Have Chosen to Forgive Myself
0 commentsya, aku memutuskan untuk memaafkan diriku sendiri atas semua kesalahan dan kebodohan yang telah kulakukan di masa lalu.
Aku memaafkan diriku sendiri atas penyesalan terhadap kenaifan yang tak berperisai.
Aku memaafkan diriku sendiri untuk semua waktu yang telah kubuang percuma untuk tidur berhari-hari dan menyiksa diri dengan melemahkan seluruh sel-sel tubuhku.
Aku memaafkan diriku sendiri karena telah begitu lama terkubur dalam kesedihan dan air mata.
Aku memaafkan diriku sendiri yang mencoba mencari pembenaran atas semua tindakanku dan mengabaikan bisikan-bisikan kebenaran disekelilingku.
Aku memaafkan diriku sendiri yang telah melupakan kuasa Illahi.
Aku memaafkan diriku sendiri dan meminta maaf kepada siapapun yang telah kusakiti.
Aku memaafkan masa laluku dan kuharap Allah mengampuni dosa-dosaku.
I have chosen to forgive myself
and stand up to create my new life
Posted by
Girl on the Block
at
5/14/2009 04:14:00 AM
Labels: poem

